Jalan Desa Rusak Parah, Aktivitas SDN 19 Indralaya Utara Terhambat

Indralaya Utara, Media Desa.
Jalan Desa Lorok- Pulau Kabal rusak parah sehingga menghambat aktivitas penduduk setempat utamanya warga Desa Pulau Kabal. Terlebih pada musim hujan, jalan tersebut bak kubangan kerbau. Kepala sekolah SDN 16 Indralaya Utara, Drs Yesmanudin, menyatakan keprihatinannya saat ditemui di kantornya (15/12)

Kami tahu, kata Yesmanudin, bahwa pembangunan jalan ini berlangsung secara bertahap, namun alangkah baiknya jika menjadi prioritas atau percepatan sehingga kebutuhan masyarakat desa ini (Pulau Kabal-red) utamanya akses pendidikan akan lebih lancar.

Masih dikatakannya, bagi kami adalah beban moral yang sangat besar ketika pada musim hujan begini hampir setiap hari kami para guru datang terlambat. Lanjutnya, ini bukan kehendak kami melainkan factor alam. Kalau kami apapun kondisinya tetap semangat, tegasnya.

Tak berlebih apa yang disampaikan Yesmanudin. Pantauan media ini di lapangan, guru- guru memaksa hadir setiap hari walau terlambat, rata- rata sekitar pukul 09.00- 10.00. SDN 19 Indralaya Utara terletak di desa Pulau Kabal Kecamatan Indralaya Utara kabupaten Ogan Ilir (OI). Dari Desa Lorok menuju sekolah tersebut para guru harus melewati jalan tanah yang berlumpur ketika hujan sepanjang lebih kurang lima kilo meter.

Kami para guru biasa datang dengan kondisi baju dan celana kena lumpur, kata Sriyani salah seorang guru. Lanjutnya, tapi karena tugas dan kewajiban apapun kondisinya harus tetap dijalani.
Guru lainnya, Elisa Agustina, menambahkan, untuk mengisi kekosongan ketika guru lain belum datang biasanya kami yang isi. Beruntung di sekolah ini ada kami dua guru TKS yang tinggal didalam desa, kata Elisa.

Keprihatinan para guru di sekolah tersebut sama halnya dirasakan para orang tua wali murid. Saya prihatin dengan kondisi ini, kata Widi (30) salah seorang wali murid. Lanjutnya, waktu belajar anak jelas sudah tersita. Widi berharap pembangunan jalan segera diselesaikan. Bukan hanya untuk kepentingan anak sekolah, tapi untuk memudahkan distribusi hasil tanam para petani sayuran, tuturnya.

Terkait hal ini, Ketua Badan Perwakilan Desa, Esdiyanto, dalam kesempatan terpisah dalam minggu yang sama, kepada “Agung Post” mengatakan, hal ini masih kita perjuangkan. Selain kami berharap anggaran dari Pemerintah unutk pembangunan jalan, kami ingin mempercepat pembangunan secara swadaya.

Lanjutnya, secara fisik atau tenaga kerja kami bisa gotong royong, namun secara financial atau anggaran kami berencana menarik retribusi atau pajak untuk desa dari para pengusaha sawit yang ada di lingkungan desa Pulau Kabal.

Esdiyanto menandaskan, mereka para pengusaha sawit atau perusahaan sawit wajib memberikan kontribusi pada masyarakat. Mereka (perusahaan-red) setiap hari memanfaatkan jalan desa ini, maka dalam hemat saya tak berlebih jika mereka kita ajak bersama- sama merawat jalan.

Senada diungkapkan Sekretaris Jenderal Forum Komunikasi Pemuda Peduli Demokrasi (FKPPD), Kertaningtyas, adanya kewajiban perusahaan ini telah diatur dalam UU Corporate Social Responsibility (CSR), adalah sebuah kewajiban yang dibebankan pada Perseroan Terbatas melalui Undang-Undang Nomor 40 tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas. Pasal 74 ayat (1) UU 40 tahun 2007 ini menjelaskan “Perseroan yang menjalanjan kegiatan usahanya di bidang dan/atau berkaitan dengan sumber daya alam, wajib melaksanakan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan.

Dari UU CSR yang pernah saya pelajari, kata Esdiyanto, kami akan mendorong hal ini kedalam Peraturan Desa (Perdes). Perdes itu sekarang lagi kami rumuskan konsepnya bersama anggota BPD lainnya, tegas Esdiyanto mengakhiri pembicaraan. (tyas)

Apa Komentar Anda?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s