Kisah Tante Gik sang Guru Pijat. Mau?

Cerita Ringan [MEDIA DESA] “Ia seorang perempuan yang baik, masih muda dan pandai memijat. Aku suka pijat dengannya, bahkan sering. Dan dari situ pula secara tak sadar aku mengenal tehnik- tehnik memijat,” demikian kisah seorang lelaki padaku. Sebut saja, namanya Davif.

“Ia sudah bersuami, atau masih single?” tanyaku.

“Janda,” jawabnya singkat.

“Pantas kamu pintar mijat, bikin ketagihan saja, lha wong punya guru pijat,” kataku memuji. Sekedar menyenangkan saja, ia bercerita sambil memijatku.

“Tapi ada yang aneh mas,” katanya. “Ia bilang pada kawanku, bahwa ia masih sendiri padahal anaknya sudah tiga”.

Aku mulai tertarik dengan ceritanya, tapi ada curiga ceritanya ngawur. “Kok gitu ya, kamu akrab ya dengan Tante Gik?” tanyaku.

“Biasa aja, nggak segitu akrab. Cuman pijat- pijat saja dan ngobrol ngalor ngidul, ngobrol kosong,” jawab Davif.

Kami diam sejenak. Aku tergerak dalam fikiranku, kalo dia: entah… Tak lama ia pun melanjutkan ceritanya,”Tante Gik.. Kalo nggak salah nama aslinya Tugiyem.. “

Oalah.. Tugiyem kok disebut Tante Gik. He..he.. Davif lelaki yang bercerita tentang Tante Gik alias Tugiyem adalah salah seorang pasien Pak Kornen di Pondok Pengobatan Alternatif Sakit Jiwa desa Pulau Kabal kecamatan Indralaya kabupaten Ogan Ilir. Biasa, aktivitas saya di Pondok tersebut pun saya selingi dengan bergaul dengan para pasien. Berbicara dan bercanda dengan para pasien menimbulkan suasana kebahagiaan tersendiri.

“Ayo dong, tetap lanjut pijatnya,” kataku mengingatkan ketika ia terus bercerita tentang Tante Gik alias Tugiyem. “Kapan Tante Gik diajak ke sini,” tanyaku asal saja.

“Suruh ngapain? Mas penasaran ya sama Tante Gik?”

Walah Emboh!:mrgreen:

By:  Kertaningtyas

5 pemikiran pada “Kisah Tante Gik sang Guru Pijat. Mau?

  1. Makasih ya.. Sekedar berbagi cerita saja, hari- hari yang menyenangkan bergaul dengan Pasien Jiwa. Yang unik, bahwa sebenarnya pasien Jiwa itu sadar bahwa ia mengalami gangguan jiwa. Bergaul dgn mereka secara baik akan cepat memulihkan kondisi mereka. Karena itu akan membuat mereka percaya diri.

Apa Komentar Anda?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s