Media Desa

Fenomena Silat Kuntau | 23 Juli 2009

Perjalanan hidup saya dari Pulau Jawa ke pulau Sumatera, tak mengubah minat saya terhadap Silat sebagai olahraga yang menyenangkan. Bukan pendekar, namun setidaknya dengan silat dapat lebih memaksimalkan vitalitas dan kesehatan. Apalagi silat dalam kajian saya merupakan warisan nenek moyang yang sebenarnya didalamnya mengandung norma- norma luhur atau pendidikan budi pekerti Luhur.
Tahun 1991, dari Jawa Timur sampailah saya di Sumatera, tepatnya di Belitang- OKU. Dan disinilah saya mulai mendengar tentang Silat Tradisional Kuntau, selintas saya teringat dengan Kuntao nya Barongsai.. mungkin ada keterkaitan riwayat, tapi saya belum menelusurinya..
Silat Kuntau saya pahami sebagai silat tradisional yang diklaim masyarakat wilayah Lampung, Palembang, Ogan, Semendo dan Komering dan sekitarnya sebagai silat asli mereka..
Silat sebagai salah satu minat saya, maka informasi silat Kuntau pun segera saya cari, namun kecewa.. Beberapa informasi dari kawan- kawan tak lebih dari seperti ini: Kakek saya.. paman.. ayah.. yang tahu pasti tentang Kuntau, dulu mereka latihan di hutan pada malam hari.. saya belum tahu.. saya belum di kasih.. itu nggak sembarangan, hanya diturunkan kepada keturunan yang dipilih..
Dan narasumber informasi yang kutanya, cucu sang pendekar Kuntau adalah justru anggota silat beladiri modern, karate dan sejenisnya.. dan mengatakan tidak berminat untuk meneruskan ajaran kakeknya.. dengan alasan ribet atau tidak diajarkan! 😐
Sampai pada tahun 2001 saya baru kesampaian melihat gerak silat Kuntau, seorang pemuda dari Komering tidak keberatan menunjukkan kebolehan mengatraksikan jurus- jurus dan tehnik beladiri Kuntau, sangat ringkas dan praktis! Terdapat 12 jurus/ tehnik yang digabungkan dalam satu pencak yang disebut sebagai tari!
Melanjutkan membaca: Selamatkan Silat Kuntau dari Kepunahan!

Iklan

Ditulis dalam Uncategorized

36 Komentar »

  1. aku tau kuntau dulu dari sandiwara radio dan dari etnis cina dan sepertinya tidak terlihat saat ini. padahal ini warisan sejarah,maka kita wajib melestarikannya

    Komentar oleh kawanlama95 — 13 September 2009 @ 11:35 pm

  2. sepertinya silat kuntau sumatera memang terkait dengan budaya etnik cina. dan semakin langka saya temukan karena pola latihannya yang tak terorganisir. trims, salam sahabat dan damai selalu..

    Komentar oleh mas tyas — 14 September 2009 @ 4:37 am

  3. kapan-kapan boleh adu tanding

    salam persilatan

    Komentar oleh ILYAS AFSOH — 25 September 2009 @ 2:40 am

  4. mampir untuk belajar kuntau…
    dibikin perguruannya aja mas. biar berkembang lagi.

    salam,

    Komentar oleh ikiakukok — 28 September 2009 @ 7:36 am

  5. wah, hebat!

    Komentar oleh heruyaheru — 25 Oktober 2009 @ 2:55 am

  6. Halo mas tyas pa kabar ? maaf ya aq bru mampir, mklum lg sibuk, n ngenet di sini mahal.

    Komentar oleh aancahpati — 7 November 2009 @ 5:41 am

  7. Salam kenal mas tyas

    salam kenal kembali mas..

    Komentar oleh Nanang — 28 November 2009 @ 1:32 pm

  8. Assalamu’alaikum

    Dulu ketika saya kecil, pamanpaman dan ayah saya sering melakukan latihan silat kuntau ini, karena kami berasal dari semende dan salah satu budaya yang menjadi tradisi warisan kuntau ini. Bahkan dipadukan dengan berbagai senjata, dan yang masih saya ingat adalah dengan menggunakan pedang kembar. Sayangnya saya terpisah dari keluarga besar dan terdampar dipulau jawa, dan sama sekali tidak tahu lagi dimana keluarga berada juga kesenian kuntau. Semoga ada saudara2 yang mau melestarikannya agar tidak punah..
    Wasalam

    Komentar oleh budi — 17 Juni 2010 @ 5:15 pm

    • Mari kita lestarikan silat kuntau, kunjungi alamat ini:
      desa Pulau Kabal kecamatan Indralaya Utara kabupaten Ogan Ilir Sumatera Selatan. Kontak 085840813535 [KERTANING TYAS]

      Komentar oleh Kertaning Tyas — 22 Juni 2010 @ 3:26 pm

  9. assalamu’alaikum.
    salam buat smua.
    saya ttarik dgn pnyataan sodara dari aceh diatas,tentang kunto. saya dulu pernah sebentar/sedikit mempelajari beladiri kunto itu dan itu jg di aceh. kunto bukanlah silat spengetahuan saya,itu adalah salah satu aliran dari kungfu yg bnyak sekte,sperti shoelin,wint,taichi,pae-chi,khungtong dll.
    khuntong inilah yg dikenalkan oleh seseorg pndkar cina yg bnma khong toe. yg jg idup pada masa wong fei hung yg notabene seorang pendekar dan tabib muslim dr cina yg menguasai smua aliran kungfu yg lbih dr 15 aliran itu.
    bnyk pdagang cina yg muslim yg dtag keaceh dulu krn hubungan kerjasama antara cina dan krjaan aceh. dr sinilah aliran kunto/khuntong asuk dpelajari org2 aceh,mknya di indo kuntopun hnya dkenal org2 aceh .
    maap mgkin kurang lengkap,tolong dmaklumi.
    saya mau menanyakan sm tmn2 yg dr aceh:apakah saat ini marih ada tempat2 tuk belajar kunto diaceh?,mengingat ini bela diri yg jrg dan sy hanya pernah mendapati ini di aceh/ aceh rayek sj. mohon di infokan tempatnya bg yg pny info,krn sy ttarik untk kmbli mlnjutkan belajar kunto ini tuk olah raga.

    Komentar oleh Anonim — 14 Juli 2010 @ 9:21 am

  10. thanks infonya bung.. [namanya siapa ya..] sebenarnya hal diatas tidak termasuk sebagai sebuah pernyataan, melainkan berbagi cerita saja dan bentuk kepedulian saya sebagai pecinta budaya.

    Ringkasnya dari Pulau Jawa ke Sumatera saya bertemu dengan orang- orang yang mengaku sebagai pesilat Kuntao. Dan bukan hanya di Aceh saja, kalo kita nyebrang ke Malaysia pun akan kedapatan pula silat kuntau.

    Penuturan anda mengenai silat kuntau yang disebarkan oleh pendekar cina bisa saja mengandung kebenaran sebab para pemain seni baronsaipun menggunakan seni beladiri kuntao’

    Upaya pelestarian:
    Saat ini kami sedang membentuk latihan silat kuntau di sumatera selatan, tepatnya di Ogan Ilir.

    Untuk mudahnya komunikasi dengan saya, bung bisa add saya di http://facebook.com/kertaning.tyas

    Salam Silat Indonesia..

    Komentar oleh Kertaning Tyas — 19 Juli 2010 @ 12:54 pm

  11. assalamualaikum dari aceh….
    setau saya silek kuntau itu asal muasal semua jenis bela diri yg masih utuh…belum dipisah pisahkan seperti sekarang di antaranya sprti karate,kempo,kunfu,cimande,tarimalaya,taie,dll. kuntau itu asal dari semua jenis bela diri yg sangat mematikan,saya tau dikit2 karena saya sempat belajar wktu di dayah/pasantren murni ya gx lama sih kira-kira 3tahun lebih…dari situ saya tau bahwa kuntau bukan untuk berlaga di ring,karena gerakan gerakan kuntau semua mematikan lawan,bukan menjatuhkan lawan.
    dan di bawa ke asia oleh ulama besar/aulia dari timur tengah….
    dan kekuatan dahsyatnya kuntau itu sempurna bila bisa mengendalikan nafsu,amarah,serta beribadah dgan rajin….
    FB/YM:pykafajri@yahoo.co.id

    Komentar oleh fajri — 5 Agustus 2010 @ 7:47 pm

  12. assalamualaikum semua..
    oa…anonymous pernah belajr uga d aceh rayeok/aceh besar…tntang kunto….
    setau saya di aceh rayeok hampir semua pelosok di ajarin silat kunto tpi udh brcampur2 skrg,wlpn saya bkn asli aceh rayeok(asli saya aceh utara n bljar kunto dikit2 di daerah aceh utara tersebut),tpi saya tau dikit2 krn saya udh 2 thun lebih tngl di aceh rayeok untk melanjutkan pendidikan S1 d Usk
    tapi klo daerah aceh utara,aceh timu,aceh barat dan aceh pidie pada umumnya di ajarin pada pasantren/dayah2 murni…dan tertutup..
    klo mau belajr kunto di aceh cobalah kepasantren/dayah2(ingat dayah2 murni) terpelosok d aceh,tpi jgn minta d ajarin,krn smua pasti akn bilang tidak ada yg bisa lagi silat kuno tersebut…
    tpi ngaimana caranya, anda harus menjadi santri d dayah2 tersebut dan anda akn d ajarin bila waktunya sudah tiba alias anda udh paham tentang seluk beluk agama di antaranya apa itu ilmu tauhid,ilmu manteek,ilmu tasawuf dan sebagainya…

    wassalam dari tanoh rencong

    pykafajri@yahoo.co.id

    Komentar oleh fajri di tanoh rencong — 6 Agustus 2010 @ 6:13 pm

  13. Terimakasih telah berkunjung ke blog ini, mari bersama kita lestarikan seni silat yang luar biasa ini. Ikuti forum diskusinya silahkan klik https://pulaukabal.wordpress.com/ atau http://www.facebook.com/topic.php?uid=118118501565708&topic=99
    Terimakasih.

    Komentar oleh Kertaning Tyas — 7 Agustus 2010 @ 2:52 pm

  14. waktu aku smp…di kampungku ada ortu teman ku yang ahli kuntau…!aku sering liat pertunjukannya yang di kemas seperti acara tarian…!namun sekarang tidak terlacak lagi keberadaanya…!(mungkin karena nyarinya cuma sambil lalu saja)…..marabahan..kota kecil di kalimantan selatan

    Komentar oleh yuda — 1 Oktober 2010 @ 7:55 am

  15. Salam kutau. . . . Saya dari kalimatan telah banyak tau tentang kuntau. . . . Pegen tau lebih jelas datang aja ke banjarmasin

    Komentar oleh M.r4m4dh4ni — 23 Februari 2011 @ 10:57 am

  16. Boleh juga ke Banjarmasin tapi masih berat di ongkos, :mrgreen: Bagi cerita dong tentang silat kuntau. Boleh sharing di kolom komentar ini. Gimana menurut anda asal usul dan perkembangan silat Kuntau di Indonesia? Salam kuntau.

    Komentar oleh Kertaning Tyas — 26 Februari 2011 @ 8:34 pm

  17. Salam kenal mas Tyas. Benar kata teman-teman semua, Kuntau secara gerakan memang tidak sama dengan pencak silat, namun lebih mirip kepada beladiri cina. Menurut cerita tetua guru, kuntau masuk ke kalimantan datangnya dari sumatera, dimana orang sumatera berguru kepada orang cina. Di daerah kalimantan pun juga bisa ditemukan kuntau. Namun berbeda dengan cerita mas Tyas, disini perguruan kuntau banyak ditemukan di daerah hulu sungai / pahuluan dan daerah banua 6. dan boleh diajarkan kepada siapa saja yang tertarik, tanpa perlu mengenal keturunan tertentu.
    O iya, kuntau banjar juga dapat di temukan di daerah brunei dan malaysia. dimana asal usulnya dibawa oleh perantauan dari kalimantan.

    Komentar oleh brotherM4 — 26 April 2011 @ 3:13 am

    • BroterM4, makasih infonya. Saat ini saya sedang bertahap mengumpulkan pesilat- pesilat kuntaw di kabupaten Ogan Ilir- Sumatera Selatan. Namun Waktu dan tenaga masih terbatas utk kegiatan- kegiatan sosial di tempat tsb. Sambil bertahap bangkitkan kesadaran masyarakat setempat akan keagungan budaya leluhur. Bersaing dgn modernisasi..

      Komentar oleh Kertaning Tyas — 27 April 2011 @ 3:08 pm

  18. Boleh.., sambil ngopi ya.. :mrgreen:

    Komentar oleh Kertaning Tyas — 27 April 2011 @ 3:11 pm

  19. masih banyak Silat kuntau di pertunjukkan di Kalimantan selatan…
    Biasa na di adakan di acara Resepsi perkawinan…

    Komentar oleh Harry lukman — 31 Mei 2011 @ 12:38 am

    • Mantab, wajib kita lestarikan!

      Komentar oleh Kertaning Tyas — 4 Juni 2011 @ 7:43 pm

      • di daerah saya baturaja masih banyak orang yang belajar kuntau ,dr kuntau melayu ,kuntau cina, kuntau padang ,maupun kuntau palembang ada disumatra selatan

        Komentar oleh Anonim — 12 Juli 2011 @ 5:21 pm

  20. Saya juga pernah belajar kuntao dari seorang guru silat yang tinggal di daerah Indramayu.
    Jurusnya terdiri atas jurus tangan kosong dan jurus senjata.

    Komentar oleh Yudhy — 26 Juli 2011 @ 6:08 am

    • Silat satu dan yg lainnya kadang saling mempengaruhi secara otomatis, seperti halnya akulturasi budaya. Kunto Indramayu plus unsur cimande kali mantab ya.. 🙂

      Komentar oleh Kertaning Tyas — 1 Agustus 2011 @ 9:21 pm

  21. Di tempat asal.singkawang,msih banyak yang menguasai beladiri kuntao asli tiongkok aliran nggo miey phai…

    Komentar oleh fery — 12 November 2011 @ 4:57 am

  22. Di tempat asal saya.singkawang,msih banyak yang menguasai beladiri kuntao asli tiongkok aliran nggo miey phai…

    Komentar oleh fery — 12 November 2011 @ 4:57 am

  23. alhamdulillah di baturaja ilmu kuntau masih ada n skrang ms ada yg memplajari nya

    Komentar oleh marsyahrudin — 2 Desember 2011 @ 4:23 am

  24. kpd pemerintah oku coba lah di lihat n di lestarikan budaya kita ini jgn smpai budaya ini tinggal crita

    Komentar oleh marsyahrudin — 2 Desember 2011 @ 4:25 am

  25. Saya orang kandangan kec. hulu sungai selatan kalimantan selatan, saya dari perguruan kuntau jasa datu kandangan. Salam kenal

    Komentar oleh Romance — 23 Desember 2011 @ 4:08 pm

  26. kuntau yang saya tau bukan mempunyai 12 jurus , tetapi hanya 5 JURUS !
    dan latihannya sangat cepat kurang lebih 1 bulan , tapi HARUS SIANG MALAM , heheee ..
    saya tau dari kakek saya dan sekarang beliau masih hidup.

    Komentar oleh pengelana — 22 Mei 2013 @ 8:41 am

  27. Ada info lah belajar kuntau d banjarmasin…. ulun d banjarmasin

    Komentar oleh Anonim — 28 April 2014 @ 3:59 pm


Apa Komentar Anda?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: