Tips: Perlukah anak dipijat?

Dari Ibu Widi, warga Paguyuban:
Setiap perkembangan anak seperti dari telentang ke tengkurap, tengkurap ke duduk dll biasanya mengalami perubahan kondisi kesehatan, dan yg sering terjadi adalah rewel. Dalam dunia medis mungkin tidak diberlakukan istilah kecetit (bhs-jawa: semacam salah urat atau stressing otot2 ttn. Apalagi teori diurut atau dipijat lazimnya tidak ada bahkan mungkin dilarang. Namun setidaknya ada dua pengalaman yg bisa saya bagi disini.
Yg pertama ketika saya ngobrol2 secara santai dgn seorang paramedis di rumahnya, ia bercerita bagaimana ketika anaknya dibawa kerumah dukun pijat, karena dianggapnya anaknya kecetit, dan bbrp obat yg diberikan tak mampu menjadikan anaknya berhenti rewel. Alhasil sepulang dari tukang pijit malamnya dan hingga kini anaknya nggak rewel lagi, dan jadilah kebiasaan. Artinya paramedis tsb sebenarnya telah mewakili bbrp paramedis yg mungkin saja berkata tidak di medikal ketika ada orang yg konsultasi mengenai pemijatan anak.
Yg kedua pengalaman saya memantau bahwa setiap perkembangan kemampuan fisik anak biasanya akan terjadi gangguan pada kesehatannya, apakah itu sedikit demam atau rewel terus. Kalo sudah demikian biasanya saya mengambil inisiatif: anak itu saya urut sendiri. Jika ke tukang urut bisa jadi seseorang memiliki kesulitan dana atau sibuk. Caranya mudah dan ini bisa menjauhkan kebiasaan anak minum obat:
sediakan dulu baby oil atau minyak kelapa, bagusnya dicampur dgn minyak kayu putih atau telon. Tehnik urut sangat sederhana dan tidak berbahaya. Urut pelan dgn telapak tangan, utk pinggang kebawah arah urut ke bawah, dan pinggang ke atas arah urut ke atas, utk tangan arah urut ke bawah. Cukup seperti itu, mudahkan? Pemijatan/ urut tak boleh buru- buru dan keras. Gunakan perasaan sedalam mungkin, maka kekuatan kasih sayang yang anda pancarkan akan menjadi pemulih kesehatan anak. Dan memang demikianlah intinya, sedang pemijatan anak merupakan sareat pendukung, maka pijatan ke anak tidak boleh sampai menyakitkan.

Apa Komentar Anda?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s