Prihatin, Sarasehan Suro th JE 1942

Pratama Mandira, Info Sanggar.
Sanggar Silaturahmi Pangastuti menggelar acara Sarasehan Suro 1942 dalam rangka memperingati Tahun Baru Hijriah 1430H (10-01-2009) di Sekretariat Sanggar Silaturahmi Pangastuti, desa Bumi Pratama Mandira, Kecamatan Pematang Panggang Kabupaten Ogan Komering Ilir.

Berbeda dengan tahun sebelumnya yang mengundang masyarakat luas, tokoh- tokoh paguyuban dan perguruan serta aparat desa, acara tahun ini dilaksanakan dengan sangat sederhana yang hanya dihadiri oleh anggotanya saja. Menurut Ketua Sanggar Silaturahmi Pangastuti, Kertaningtyas, hal ini untuk menghormati situasi dan kondisi lingkungan yang kurang kondusif.

Acara ini seharusnya dilaksanakan pada tanggal 28 Januari 2008, kata Kertaningtyas, namun baru bisa dilaksanakan saat ini, 10 Januari 2009, karena menunggu situasi yg lebih kondusif.
Kertaningtyas menjelaskan, sejak awal Desember 2008, PT Wachyuni Mandira, tempat kami berkegiatan, terjadi perselisihan dgn karyawannya. Lanjutnya, beberapa sebab yang menjadi pemicu persoalan ini namun tak bisa kami sampaikan karena diluar koridor kami.

Yang pasti, kata Kertaningtyas, keprihatinan kami timbul atas buntut dari persoalan ini yaitu tindakan anarkis karyawan yang berlanjut dengan penangkapan Ketua Serikat Buruh Seluruh Indonesia (SBSI) PT WM serta pemecatan sejumlah karyawan yang dituding perusahaan telah melanggar peraturan.

“Kondisi ini tentu saja tidak mendukung pelaksanaan acara, kata Kertaningtyas, maka setelah situasi dinilai cukup kondusif acara baru dilaksanakan. “

Dalam kesempatan itu, pada sesi sambutan, Ketua Sanggar Silaturahmi Pangastuti, Kertaningtyas, mengingatkan kepada anggotanya agar memiliki jiwa yang berpendirian dan berkarakter, yg dapat ditempuh melalui kekayaan pengetahuan. Maka belajar sejatinya bukan hanya kewajiban siswa, katanya, melainkan kebutuhan hidup, tegasnya.

Terkait situasi lingkungan yang kurang kondusif, kepada para anggotanya ia mengatakan agar mampu memahami dan menghayati arti dan filosofi lambang Sanggar, yg antara lain memberikan makna kehidupan pribadi atas dasar pengetahuan, yg menyebabkan seseorang berfikiran mapan dan tidak mudah terpengaruh oleh perubahan atau gejolak lingkungan.

Acara berjalan dengan sukses, diakhiri dengan sosialisasi blog untuk peningkatan sarana komunikasi antar anggota. Diharapkan, kata Kertaningtyas, adanya situs tsb dapat lebih memudahkan para anggotanya mengakses segala bentuk kegiatan atau materi pelajaran Sanggar.(tyas)

Apa Komentar Anda?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s